Hati

… Hati adalah cermin tempat pahala dan dosa berpadu…

Lagu Bimbo ini mengingatkan aku tentang pengajian kemarin. Ustadz Nabhan, guru yg sangat menguasai bidang tafsir, cerita bahwa ternyata hati sangat menentukan manusia ahli neraka atau ahli surga.

Pertama nanti waktu yaumul hisab amal baik dan dosa manusia akan dihitung. Kemudian amal manusia akan di”edit” oleh Allah, jika amal baik itu niat hatinya bukan karena Allah akan dihapus. Trus pada yaumul wajn amal kita dibobot, amal baik minimal akan dikalikan 10.

Kedua jika nantinya setelah yaumul wajn itu amal kita seimbang Allah Al Adl (Maha Adil) dan Al Hakim (Maha Bijaksana), Allah (dalam sebuah hadist shahih) meminta Malaikat mamasukkan ke dalam surga. Kemudian Allah bertanya kepada manusia itu ingatkah ia pada waktu ini, jam ini, ditempat itu. Manusia menjawab dia tidak ingat. Kemudian Allah mengatakan bahwa waktu itu dalam hatimu memuji Aku dan Allah yg akan memberi pahala pada hari itu atas niat hatinya.

Nah waktu penghapusan amal itu terlihat bahwa hati menentukan amal kita ikut dihitung atau dicoret. yang kedua Allah akan memberikan pahala hati sesuai kehendakNya. Subhanallah. Maka bersihkan hati dari penyakit hati agar banyak alasan untuk kita mendapatkan surgaNya.

Ada sebuah hadist shahih yg cukup populer: Nabi bersabda: Sesungguhnya dalam jasad ada segumpal darah jika ia baik baiklah seluruh jasadnya, jika buruk maka burukkan seluruhnya. Ingatlah ia itu adalah Qolbu (hati/jantung)

Dosa hati yg tidak akan diampuni adalah syirik maka hindari sekuat mungkin dosa ini karena letaknya dihati, seringkali tidak disadari. Misalnya hatinya kita berkata: “Kalau bukan karena Aku pasti perusahaan ini ngak akan berhasil”, jika hati kita menyakini ini kita bisa jatuh pada sirik. Maka hati-hati jagalah hati.

4:48 Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.

Wallahu ‘alam.

Rindu

Kemarin istriku bilang: “ingat ngak kemarin mama bilang: pa, mama lagi rindu nih”. “rindu apa?” tanyaku. “Rindu sama Allah”. Subhanallah. “Tadi pas ngaji dibahas tuh mengenai Rindu pada Allah” katanya. “Kerinduan mama dijawab Allah, lewat pengajian” bisikku dalam hati.

Kerinduan itu seharusnya wajar, biasa dan menjadi sebuah keniscayaan. Namun kita sebagai manusia biasa seringkali tidak merasa rindu padaNya. Hati dan rasa kita sering sudah tertutup daki perbuatan kita: dosa, kesalahan, kesombongan, keangkuhan, kekikiran, dengki, iri, benci dan penyakit hati lainnya. Sehingga getaran rindu tidak lagi mengalir dalam hati kita. Keinginan untuk berjumpa tidak terasa. Lupa bahwa kita pernah bertemu denganNya.

7:712 Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”,

Ternyata Aku pernah berjumpa denganNya. dan ingin berjumpa lagi denganNya, maka aku rindu pertemuan itu.

Kalo ada yg bilang “aku koq ngak ingat ketika aku bersaksi itu?”. Sama juga kita pernah didalam perut ibu kita ingat ngak kita? kita pernah tinggal di perut tapi kita ngak ingat. Artinya kita juga pernah bersaksi Tuhan-ku Allah, nah kalo lupa maka Allah mengingatkan kita lewat ayat itu. Kita pernah bertemu dan bersaksi maka seharusnya kita rindu padaNya.

18:110 … Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shaleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya”.

Rindu pada yg menciptakan aku

Rindu pada yg selalu menjagaku

Rindu pada yg menggenggam jiwaku

Rindu pada Mu, siapakah diriMu?

Ku akan terus mencari Mu,

dimanapun ruang tak kan membatasi Mu,

kapanpun waktu tak kan membatasi Mu,

sampai akhirnya aku bertemu

Masuz

Masuz, dibaca Mas Us. Dikeluarga besarku aku anak ke 2 dari 10 bersaudara. Jadi 8 orang adikku suka panggil aku Mas Usman atau disingkat mas Us. Banyak yg memanggilku begitu jadilah ia nama blog ku.

Kakaku yg no 1 Mas Aman kerja di wartawan TV yg suka bidang politik, dan dekat dengan politik. Dia deket dengan parpol dan para “pengurus” negri ini. Pekerja keras banget sampai jarang tidur. Tapi kalo tidur dimana aja bisa tidur. Lagi nemuin tamu aja bisa tidurr. Punya istri dan 2 anak yg pinter n lucu-lucu. Anak pertama 8 th atau Ponakanku ini laki-laki Tian panggilannya, kutu buku, imajinasinya sangat kuat jadi sering takut sama imajinasinya sendiri. Juz Amma dah hapal. Trus Adiknya 7 th Tiara namanya, pinter berani, putih kaya bule arab dan rambutnya agak kriwil kriwil. he he lucu deh.

Aku sendiri 1 istri dan 1 anak. Istriku tercinta Nurita yg sholihah, saat ini juga sedang terus belajar cara agar bertemu Allah. Guru buat anakku dan anak-anak lainnya. Dah punya sertifikat ngajar Qiroati dan sedang merintis Kursus Baca Quran Qiroati. Tempatku menggoda menghibur merayu dll, pokoknya yg enak-enak. Anakku Salma, anak yg manja tapi luar biasa. Maklum anak satu.. anak yg kedua masih ditunggu-tunggu belum datang-datang. Salma 9 th dah pinter bersepeda dan berenang. Beberapa kali rangking 1 di kelas. Keberaniannya luar biasa, sangat pengin naik Tornado di Ancol cuma tingginya belum cukup. Punya 5 piala, mulai dari lomba menari, busana muslim, hafalan juz amma, samapai pildacil (pidato). Salma, Tian, Tiara adalah 3 sahabat yg baik.

Adiku no3 Inung hafidzoh punya suami dokter yg hafidz. Itu lho 30 juz apal. Tinggal di Blora. Punya tiga toko cukup maju. Adikku ini emang pengusaha yg handal. Nurunin kakekku Mbah Sofawi yg juga pengusaha batik besar di jaman Belanda dulu kali. Punya 1 anak Afa, pinter juga, bisa ngitung cepat pake jarimatika.

Adikku no4 Ipah punya suami Hasan dosen di Pekalongan. Suaminya dulu sering terjemahin buku bhs Arab, ngak tau sekarang ini masih suka ngak? Anaknya 2 FIki 5th dan Kifa 2 th. Kalo yg ini luccuu banget. si Kifa suka banget ama Naruto jadi bajunya naruto semua. Kalo ngak naruto ngak mau pake baju. Padahal ngomong aja belum lancar.

Adikku no5 Iis hafidzoh, suaminya Tamam dosen tinggal di Pekalongan. Anaknya Raisa lahir di Saskatoon Canada waktu bapaknya studi di sana. Anaknya juga pinter, kemauannya keras dan kata ortunya sangat mengidolakan Salma anakku.

Dua adikku yg dipekalongan ini lagi kita tugasin mengelola tanah 8.000 m2 yg insya Allah mau dijadikan pesantren.

Adikku no6 Zaki hafidz barusan selesai dari Krapyak Yogya. Aktivitasnya jadi drivernya pak Kayi di Krapyak dan sukarelawan PMI. Pernah jadi sukarelawan ke Aceh (tsunami), Lapindo (lumpur), Jogja (Gempa) dll. Lagi cari calon istri.

Adikku no7 Ina baru pulang dari studi Jepang dan sekarang sibuk menyelesaikan tesisnya di Arsitektur UGM. Kalo gak salah dulu S1 cum laude dari Arsitek UNDIP. hebat deh adikku ini. bentar lagi mau nikah. cepet banget. Dikenalin dengan lek(paman)-nya istriku hari senin trus dalam waktu kurang 1 minggu dah dilamar. Dua-duanya mantap. Kata Ina 3 th yg lalu dah ketemu dalam mimpi.

Adikku no8 Halimah lulusan IPB sekarang lagi nyatri di Pesantren di Brabo. Moga-moga tahun depan dah bisa disebut hafizdoh. Dah punya calon suami orang sumatera. Adikku yg ini adalah panutannya Salma anakku dalam hal bergaya. Makanya salma termasuk anak kecil dah pinter bergaya, milih-milih baju, modis, suka macthing-in accesories. Tapi mungkin juga karena ortunya punya gen modis ya.. he he.

Adik no9 Afie nyebut dirinya Afiemaniez. Iya deh manis deh. baru selesai sekolah di UGM jurusan komputer. suka aku godain. Masak sekolahnya 4 tahun belajarnya cuma angka 010101nol dan satu. Tapi keren deh lulusnya cumlaude juga ya? mungkin terinspirasi dari kakaknya ini ya? padalah aku lulus pas-pasan, untung juga bisa diterima kerja di BUMN. Afie kalo calon suamimu dah ada? konon kata mb Rita dari Padang ya?

Adiku no10 terakhir Dafi, atau Kadhafi dia lahir pas presiden libya waktu itu berani perang lawan Amerika. Adikku ini agak pendiam kalo dirumah. jarang dirumah. suka nulis sastra. hebat banyak tulisannya yg dah publish di media.

Yang paling luar biasa adalah ibuku yg tercinta… mungkin lain kali aku tulis tentang ibuku.

kebahagian

Semua orang pasti ingin bahagia, termasuk aku. Cuma kesalahanku pernah meletakkan bahagia pada materi rumah, mobil, keluarga, anak, pangkat, uang atau bahkan pengakuan orang lain. Dan ternyata kebahagian itu tidak akan pernah abadi. Benda akan rusak, uang akan habis, pangkat akan berakhir, anak, istri akan “pergi” atau ku tinggal. Mengapa aku tidak mencari kebahagian dari sumbernya? kebahagian ada di hati kebahagian adalah soal rasa. Kenapa tidak menciptakan “rasa” yg selalu bahagia. Kalau punya mobil bagus itu te”rasa” bahagia, Kenapa tidak kubikin punya apapun “rasa”nya bahagia. Kita mencari bahagia pada yg mengadakan kebahagian?

Nabi Ayyub yg semula hidup tentran dengan keluarga harta berlipah kemudian diuji oleh Allah. Harta nya habis, anaknya meninggal satu persatu, dirinya terkena penyakit, kedudukannya dalam masyarkat hilang dan istrinyapun akhirnya pergi. Dari kacamata kita beliau menderita, tapi ternyata tidak. Tubuhnya diliputi bisul, bahkan tak seorangpun dekat disisinya. Beliau tidak putus asa, dan yg luar biasa beliau tidak minta sembuh, tidak minta dihilangkan penyakitnya. Padahal beliau seorang nabi yg dekat dengan Allah. Istrinya pun pernah menasehati beliau untuk berdoa minta sembuh tapi beliau tidak mau. Dasyat.

LIhat doa beliau dalam Al Quran 21:28 “dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang”. Liat isi doanya tidak minta sembuh, beliau bahkan memuji Allah. Beliau telah bahagia apapun keadaan beliau. Bagaimana bisa? bisa saja.. beliau kan nabi.

Nabi adalah contoh buat manusia. Nabi juga manusia. Untuk apa ada nabi kalau tidak bisa dijadikan contoh. Bagaimana caranya mencontoh beliau? tidak sekedar secara mencontoh secara fisik: jatuh miskin, penyakitan ditinggal siapapun.. bukan bukan seperti itu. Namun aku ingin mencontoh, ingin merasakan “kebahagian yg sejati” dalam keadaan apapun. Maka kini aku sedang mencari..

Nabi Sulaiman kaya raya dan raja diraja. Beliau juga seperti itu kebahagian beliau tidak pada kekayaan dan kekuasaan beliau. Beliau dekat pada Tuhan yg menciptakan kebahagian. Liat doa beliau 27:19 “maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh”.

Bagaimana dengan Nabi Muhammad. Nabi yg lengkap… tak kan mampu kata-kataku menggambarkan kedasyatannya. Nabi yg kucinta. Aku sedang mencari, pencarian yg tak kan pernah berhenti, Aku ingin mencari kebahagian dari sumbernya… Allah

Kenalan

Alhamdulillah.. ini blog kedua yg ku bikin. beberapa bulan lalu pernah bikin blog di multiply tapi karena aksesnya lambat trus cari-cari lain lagi. Setelah searching blog nya adikku si Afi yg dapat bersyukur atas “black n sweet”nya trus dicoba kok aksesnya lebih cepet ya akhirnya baru launch di sini.

Namanya juga baru belajar, masih baru perlu masukan apa yg perlu disiapkan dulu… trus kalo dah siap ngapain lagi dan ngapain lagi ya?

Aku juga masih bingung apa yg mau ditulis. Aku saat ini lagi mengelola musholla kecil 6×7 m di perumahanku di Cibinong. Aku kerja di bag risiko di Bank Syariah. Kadang-kadang diminta mengajar di beberapa tempat: di Bank, Universitas. Materi ajar ku terutama di bidang kredit, risiko kredit, dasar syariah dl. Yah mungkin nanti tulisannya seputaran itu lah.

Aku juga lagi belajar soal tauhid, mengenal Allah. Kalo hobi tiap sabtu kalo MU lagi main sempatin nonton trus kalo minggu main batminton.

Salah satu motoku “Ikuti air mengalir tapi jangan sampai hanyut”. Apa lagi ya… oke dehtunggu tulisan berikutnya..

Ditunggu bantuan cara mengelola blog dari para guest..