Pa, Salma dapat nilai 30…

Sewajarnya dan mungkin seharusnya orangtua marah kalau anaknya dapat nilai jelek. Tapi ketika anakku bilang; “Pa, Salma nilai matematikanya 30 pa!”. Sejenak aku justru takut, bukan takut dia gak pinter. Tapi takut mentalnya jatuh, karena biasanya anak ini need of achievement cukup tinggi. Sangat bersemangat mengejar prestasi. Kalau bisa jadi juara. Tidak selalu nomor satu memang, tapi selama ini sering menjadi 3 besar di kelas. Soal-soal di buku yg belum jadi PR sudah dikerjakan. Kadang-kadang malah mamanya yg nyuruh berhenti belajarnya karena dah malam atau dah capek. Padahal aku dan istriku tidak pernah menuntut dia harus selalu juara.

Dengan dapat nilai 30, Aku kuatir Salma jadi stress ngak mau belajar lagi, jadi males dll. Alhamdulillah, puji syukur pada Allah, dia malah bercerita dengan semangat dan senyum-senyum : “Pa, rekor pa Salma dapat 30. Ada sih teman salma yang nilainya 80. Tapi banyak temen-teman yg dapat jelek.. Masuk rekor MURI ya pa… he he he “

Aku bahagia karena mental anak ini kuat juga. Biasanya nilainya baik 80-90an, saat itu hanya dapat 30 tapi tetap tegar. Bagi saya EQ anak adalah lebih penting dari IQ. Inilah cara Allah mengajarkan anak manusia untuk melatih mentalnya agar kuat. Dilatih menghadapi kegagalan (nilai jelek) agar nantinya kuat Menghadapi masalah kendala dan kegagalan dalam kehidupan. Subhanallah.

3:140 …Dan masa (kejayaan dan kehancuran/ Keberhasilan dan Kegagalan) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)…

Anak-anak Ajaib

my-trio

Setiap anak adalah spesifik. Subhanallah yg telah menciptakan anak-anak yg ajaib. Ya.. anak saya sendiri dan anaknya mertua. Menyenangkan bahwa setiap anak memiliki keunikan sendiri-sendiri, membuat dunia terasa begitu menantang dan menyenangkan. Hadza min fadli robbii, Ini adalah karunia dari Tuhanku. Tapi jangan tergoda dunia ya..

40: 39 Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.

Masuz

Masuz, dibaca Mas Us. Dikeluarga besarku aku anak ke 2 dari 10 bersaudara. Jadi 8 orang adikku suka panggil aku Mas Usman atau disingkat mas Us. Banyak yg memanggilku begitu jadilah ia nama blog ku.

Kakaku yg no 1 Mas Aman kerja di wartawan TV yg suka bidang politik, dan dekat dengan politik. Dia deket dengan parpol dan para “pengurus” negri ini. Pekerja keras banget sampai jarang tidur. Tapi kalo tidur dimana aja bisa tidur. Lagi nemuin tamu aja bisa tidurr. Punya istri dan 2 anak yg pinter n lucu-lucu. Anak pertama 8 th atau Ponakanku ini laki-laki Tian panggilannya, kutu buku, imajinasinya sangat kuat jadi sering takut sama imajinasinya sendiri. Juz Amma dah hapal. Trus Adiknya 7 th Tiara namanya, pinter berani, putih kaya bule arab dan rambutnya agak kriwil kriwil. he he lucu deh.

Aku sendiri 1 istri dan 1 anak. Istriku tercinta Nurita yg sholihah, saat ini juga sedang terus belajar cara agar bertemu Allah. Guru buat anakku dan anak-anak lainnya. Dah punya sertifikat ngajar Qiroati dan sedang merintis Kursus Baca Quran Qiroati. Tempatku menggoda menghibur merayu dll, pokoknya yg enak-enak. Anakku Salma, anak yg manja tapi luar biasa. Maklum anak satu.. anak yg kedua masih ditunggu-tunggu belum datang-datang. Salma 9 th dah pinter bersepeda dan berenang. Beberapa kali rangking 1 di kelas. Keberaniannya luar biasa, sangat pengin naik Tornado di Ancol cuma tingginya belum cukup. Punya 5 piala, mulai dari lomba menari, busana muslim, hafalan juz amma, samapai pildacil (pidato). Salma, Tian, Tiara adalah 3 sahabat yg baik.

Adiku no3 Inung hafidzoh punya suami dokter yg hafidz. Itu lho 30 juz apal. Tinggal di Blora. Punya tiga toko cukup maju. Adikku ini emang pengusaha yg handal. Nurunin kakekku Mbah Sofawi yg juga pengusaha batik besar di jaman Belanda dulu kali. Punya 1 anak Afa, pinter juga, bisa ngitung cepat pake jarimatika.

Adikku no4 Ipah punya suami Hasan dosen di Pekalongan. Suaminya dulu sering terjemahin buku bhs Arab, ngak tau sekarang ini masih suka ngak? Anaknya 2 FIki 5th dan Kifa 2 th. Kalo yg ini luccuu banget. si Kifa suka banget ama Naruto jadi bajunya naruto semua. Kalo ngak naruto ngak mau pake baju. Padahal ngomong aja belum lancar.

Adikku no5 Iis hafidzoh, suaminya Tamam dosen tinggal di Pekalongan. Anaknya Raisa lahir di Saskatoon Canada waktu bapaknya studi di sana. Anaknya juga pinter, kemauannya keras dan kata ortunya sangat mengidolakan Salma anakku.

Dua adikku yg dipekalongan ini lagi kita tugasin mengelola tanah 8.000 m2 yg insya Allah mau dijadikan pesantren.

Adikku no6 Zaki hafidz barusan selesai dari Krapyak Yogya. Aktivitasnya jadi drivernya pak Kayi di Krapyak dan sukarelawan PMI. Pernah jadi sukarelawan ke Aceh (tsunami), Lapindo (lumpur), Jogja (Gempa) dll. Lagi cari calon istri.

Adikku no7 Ina baru pulang dari studi Jepang dan sekarang sibuk menyelesaikan tesisnya di Arsitektur UGM. Kalo gak salah dulu S1 cum laude dari Arsitek UNDIP. hebat deh adikku ini. bentar lagi mau nikah. cepet banget. Dikenalin dengan lek(paman)-nya istriku hari senin trus dalam waktu kurang 1 minggu dah dilamar. Dua-duanya mantap. Kata Ina 3 th yg lalu dah ketemu dalam mimpi.

Adikku no8 Halimah lulusan IPB sekarang lagi nyatri di Pesantren di Brabo. Moga-moga tahun depan dah bisa disebut hafizdoh. Dah punya calon suami orang sumatera. Adikku yg ini adalah panutannya Salma anakku dalam hal bergaya. Makanya salma termasuk anak kecil dah pinter bergaya, milih-milih baju, modis, suka macthing-in accesories. Tapi mungkin juga karena ortunya punya gen modis ya.. he he.

Adik no9 Afie nyebut dirinya Afiemaniez. Iya deh manis deh. baru selesai sekolah di UGM jurusan komputer. suka aku godain. Masak sekolahnya 4 tahun belajarnya cuma angka 010101nol dan satu. Tapi keren deh lulusnya cumlaude juga ya? mungkin terinspirasi dari kakaknya ini ya? padalah aku lulus pas-pasan, untung juga bisa diterima kerja di BUMN. Afie kalo calon suamimu dah ada? konon kata mb Rita dari Padang ya?

Adiku no10 terakhir Dafi, atau Kadhafi dia lahir pas presiden libya waktu itu berani perang lawan Amerika. Adikku ini agak pendiam kalo dirumah. jarang dirumah. suka nulis sastra. hebat banyak tulisannya yg dah publish di media.

Yang paling luar biasa adalah ibuku yg tercinta… mungkin lain kali aku tulis tentang ibuku.