siapakah aku?

Siapakah aku?

Aku mengaku ini badanku

Aku dapat mengerakkan sesukaku

Tanganku dapat kupakai untuk mengetik keyboard komputer

Mataku dapat melihat indahnya gambar dan warna dunia

Telingaku dapat mendengar alunan musik merdu mendayu

Lidahku bisa merasakan pahitnya jamu dan manisnya madu

Hidungku bisa mencium bau sedapnya masakan istriku

Siapakah aku?

Aku dapat membuat diriku bersemangat

Kadang kala aku dapat membuat hatiku bergembira, tapi tidak selalu

Kadang sebaliknya, sedih

Kadang hatiku gembira karena orang bergembira, tapi tidak selalu

Kadang hatiku sedih karena melihat anakku sedih

Siapakah aku?

Baru kutahu badanku bukan milikku

Ketika tanganku keseleo aku tidak bisa memerintahnya

Ketika lidahku sariawan, hampir semua terasa pahit dan sakit

Ketika badanku capek tapi tak bisa kubuat bersemangat

Kulitku luka, tak bisa darahku segera mengering dan sembuh

Atau tiba-tiba pusing, dan tidak bisa kuperintahkan untuk sembuh

Siapakah aku?

Baru kutahu diriku bukan milikku

Tanpa sebab hati ini terasa sempit

Tanpa berita harta benda pun hatiku terasa lega

Allah yang memiliki segala apa yang di langit dan di bumi… 14:2.

Dia memiliki aku

Dia memiliki badanku

Dia yang membolak-balikkan hatiku

Dia yang menggenggam jiwaku

Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu”.37:96

…Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata. 6:59

Dia berkuasa atas segala sesuatu

Rasaku Malam itu

Hampir setiap malam aku mengunjungiMu

tapi kenapa tidak selalu kutemui diriMu

Setiap hembusan nafasku adalah ciptaanMu

tapi kenapa aku kadang tidak merasakanMu

Setiap langkahku ada kekuatanMu

tapi kenapa kadang sungguh lemah diriku

Ya Rahman

Jadikanlah aku merasa berada didalam lindunganMu

Ditulis dalam Pencarianku. 1 Komentar »

Ternyata tidak mudah

Jatuh cinta tidak mudah. Aku ingin jatuh cinta padaNya. Tapi perasaan rindu, kangen, ingin ketemu, tidak selalu hadir dalam hatiku. Meskipun “menghadap” rutin sudah aku lakukan 5 kali sehari. Bahkan ditambah “menghadap” di pagi hari dan malam hari. Perasaan tenang, tentram, nyaman ketika aku bertemu tidak selalu hadir.

Aku ingin perasaan itu selalu ada, namun ternyata godaan selalu datang. Ketika waktunya “bertemu” Hatiku kadang pergi kemana-mana, Kutarik lagi, tiba-tiba pergi lagi. Mungkin kah karena masih banyak “noda” dalam hatiku. Atau karena ada “kotoran” yang masih menempel dalam tubuhku. Aku yakin istighfar telah sampai, permohonan ampunku telah ada padaNya. Mengapa kotoran ini masih ada?

Sabda Nabi, orang yg tiap hari 5 kali mandi tentu lebih bersih dari yg tidak pernah mandi. Begitu lah perumpamaan manusia sholat “menghadap” Nya. Tapi mengapa ya Aku masih belum bersih? Apakah karena aku adalah manusia yg selalu mempunyai salah? Sehingga Dia bisa memberikan mengampuni dan memberi rahmat?

Bagaimanapun sebenarnya aku, Aku ingin jatuh cinta…

” … Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Annur24:21

JATUH CINTA

Gimana sih rasanya jatuh cinta? Aku ingat dulu pertama kali ketemu (mantan) pacarku trus jatuh cinta… serrr. Kalau Gombloh alm bilang dalam lagunya: “Kalau lagi jatuh cinta, seakan-akan…Tai kucing rasa coklat”. Agak jorok dikit. Tapi memang mungkin begitu rasanya. Kalau lagi jatuh cinta, lihat atap rumah sang kekasih aja udah seneng … ya kan?? Atau terdengar orang membicarakan si dia saja juga senang.. Apalagi mengunjungi rumahnya, bertemu dengannya. Rasanya tiap saat ingin ketemu, paling tidak sering kita sebut namanya dan menyebutnya itu dengan rasa senang, tidak usah dipaksa-paksa. Di jalan ingat dia, di kampus ingat dia, mau tidur ingat dia, mau makan ingat dia. Dan mengingat itu merupakan kesenangan. Aku yakin hampir semua orang yg normal pernah merasakannnya.

Nah sekarang bagaimana kalau Aku membayangkan ingin jatuh cinta pada yg menciptakan rasa Cinta, Allah Al Rahman Ar Rahim, Maha Sayang, Maha Cinta. Kalau itu bisa terjadi pasti juga hatiku bisa selalu berbunga-bunga.

Trus bagaimana ya.. menumbukan cinta padaNya?

Bisa ngak ya aku langsung: Cinta pada pandangan pertama. Ya udah pokoknya langsung jatuh cinta. Mungkin ini jenis cinta yang sulit diikuti sulit dipelajari. Terjadi begitu saja. Kalau Allah menghendaki sesorang menjadi kekasihnya maka tanpa angin, tanpa hujan seseorang sudah bisa jatuh cinta padaNya. Kun Fayakun.

Atau aku harus menjalani dulu, mengikuti pepatah Witing tresno jalaran soko kulino. Artinya Cinta bisa tumbuh karena biasa Biasa ketemu, biasa bersama, biasa ngobrol, biasa curhat, biasa mengadu, biasa melihat, biasa memikirkan bisa menyebabkan cinta.

Harus dibiasakan bertemu Dia dalam tahajjud, biasa mengadu, berdoa dan meminta dalam sepertiga malam terakhir dan harus selalu mengingat Dia baik berdiri, duduk maupun berbaring.

Yang penting mungkin aku harus selalu memohon padaNya. Karena hanya Dialah yang mampu menumbuhkan rasa Cinta dalam hatiku.

Ya Allah jadikanlah cintaku padaMu abadi dalam dadaku, sebagaimana sifat rahman dan rahimMu pada mahluk-Mu.. Amin

Ditulis dalam Pencarianku. 1 Komentar »

Kenal Allah

Allah itu dekat lebih dekat dari urat leher aku. Trus kalo “lebih dekat” itu sedekat apa ya? Ya lebih dekat. Mungkin kedekatan yg tidak bisa aku gambarkan dengan kata-kata. Karena kata-kata manusia tidak akan mampu menggambarkannya.

Aku mungkin seringkali terburu-buru ingin “mengenal” Allah. Bahkan mungkin merasa telah mengenal. Padahal aku tidak akan kenal kalau Allah tidak “memperkenalkan” diri. Aku hanya berusaha, berharap dan berdoa untuk mengenalnya. Bagaimana mungkin aku kenal tapi membaca firmannya saja jarang-jarang, sifat-sifatnya aja belum aku kenal, apalagi melihat wajah Allah. Memang sebagai manusia mustahil aku bisa melihat wajahnya. Bahkan seorang nabi Musapun tidak sanggup melihat Allah.

7:143 Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: “Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau”. Tuhan berfirman: “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku”. Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: “Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman”.

Tapi Insya Allah aku bisa bertemu denganNya.lihat 18:110, syaratnya hanya tidak syirik atau mensekutukan Allah dengan yg lain dan beramal sholeh. Sepertinya gampang ya? Tapi ternyata ini sulit, mungkin disinilah yg namanya jihad. Kalau beramal sholeh mungkin leih mudah, tapi tidak mensekutukan Allah itu ternyata sulit. Karena syirik maupun tidak tempatnya dalam hati.

Misalnya aku merasa bangga bahwa karena aku rajin, tekun trus aku bisa pandai titik. Nah disini ada syirik khofi, syirik tipis yg seperti tak telihat. Bukankah Allah meliputi segala sesuatu, meliputi benda dan diluar benda, meliputi yg kasar dan halus, meliputi yg dhohir dan yg bathin, bahkan meliputi hati dan perbuatan. Bahkan Allah meliputi hati kita

37:96 Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu

Tak ada sesuatupun yg ada dan bisa terjadi tanpa ijin Allah. Artinya kalau aku mengaku diriku pandai karena aku yg berusaha aku sudah syirik. Aku takut ini akan menghalangi “pertemuan dengan tuhan”.

Ya Allah hidarkanlah aku dari syirik, dan tetapkanlah aku termasuk orang-orang yang akan bertemu dengan Mu amin..

Melihat diri sendiri

Pagi tadi ada pengajian dari Mantan Vice President di Citibank Bp Houtman. Banyak hal-hal yg menyentuh kalbu. Namun yang perlu aku garisbawahi terutama untuk diriku adalah perlunya kita selalu mawas diri, rendah hati dan selalu introspeksi diri. Satu ayat yg ditampilkan beliau adalah:

2:8 Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian”, padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.

Aku sendiri mengaku beriman dan banyak orang mengaku beriman juga. Namun bagi Allah aku benar-benar beriman? Ini adalah pertanyaan yg harus terus menerus aku cari jawabannya dalam hati. Mencari jawaban yang benar atau membuktikan apa yg aku ucapkan adalah perjuangan yang tidak bertepi, kecuali mati. Pencarian adalah seperti never ending story.

Pa, Salma dapat nilai 30…

Sewajarnya dan mungkin seharusnya orangtua marah kalau anaknya dapat nilai jelek. Tapi ketika anakku bilang; “Pa, Salma nilai matematikanya 30 pa!”. Sejenak aku justru takut, bukan takut dia gak pinter. Tapi takut mentalnya jatuh, karena biasanya anak ini need of achievement cukup tinggi. Sangat bersemangat mengejar prestasi. Kalau bisa jadi juara. Tidak selalu nomor satu memang, tapi selama ini sering menjadi 3 besar di kelas. Soal-soal di buku yg belum jadi PR sudah dikerjakan. Kadang-kadang malah mamanya yg nyuruh berhenti belajarnya karena dah malam atau dah capek. Padahal aku dan istriku tidak pernah menuntut dia harus selalu juara.

Dengan dapat nilai 30, Aku kuatir Salma jadi stress ngak mau belajar lagi, jadi males dll. Alhamdulillah, puji syukur pada Allah, dia malah bercerita dengan semangat dan senyum-senyum : “Pa, rekor pa Salma dapat 30. Ada sih teman salma yang nilainya 80. Tapi banyak temen-teman yg dapat jelek.. Masuk rekor MURI ya pa… he he he “

Aku bahagia karena mental anak ini kuat juga. Biasanya nilainya baik 80-90an, saat itu hanya dapat 30 tapi tetap tegar. Bagi saya EQ anak adalah lebih penting dari IQ. Inilah cara Allah mengajarkan anak manusia untuk melatih mentalnya agar kuat. Dilatih menghadapi kegagalan (nilai jelek) agar nantinya kuat Menghadapi masalah kendala dan kegagalan dalam kehidupan. Subhanallah.

3:140 …Dan masa (kejayaan dan kehancuran/ Keberhasilan dan Kegagalan) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)…

Masa promosi

Ini adalah kisah hayalan dari seorang teman saya yg mungkin bermanfaat.

Seorang lelaki bermimpi telah mati dan bertemu dengan malaikat.

Lelaki: Apa yg terjadi dengan diriku?. Malaikat: “Sebentar lagi Engkau memulai kehidupan akhir. Untuk itu kami akan mengajak engkau kehidupan mana yg akan engkau pilih? kemudian lelaki itu diajak berkeliling.

Pertama, dia diajak melihat surga. Disana dia melihat kehidupanyg tenang orang-orang khusu bertafakkur, juga nampak banyak orang bersujud, berdzikir, dan serius.

Kedua, dia diajak melihat neraka. Disitu banyak terdapat barang-barang mewah, perhiasan, mobil-mobil mewah, rumah-rumah indah. Kemudian suasananya juga sangat meriah, ada banyak pesta, banyak berkumpul wanita-wanita cantik, minum-minum, main judi, musik yg hingar bingar dll.

Setelah berkeliling, malaikat itu bertanya lagi: ” Setelah engkau melihat-lihat, engakau diberi waktu 1 hari  untuk menentukan pilihan yg mana. ?”. Lelaki itu menjawab: “Tidak perlu satu hari, nampaknya dineraka lebih asyik.. saya pilih neraka aja deh, lebih cocok dengan aku”. Malaikat: ” Pertimbangkan baik-baik pilihanmu menentukan kehidupanmu selanjutnya yang abadi. Dan jika sudah masuk kesana engkau tidak akan bisa kembali atau berubah”.  Lelaki: ” enggak saya udah mantap kok”. Malaikat: ” Baiklah, esok pagi engkau akan dimasukkan dalam neraka”.

Esok lelaki itu sudah tidak sabar ingin segera bergabung ke neraka. Dalam bayangannya kehidupan akan sangat meriah bertemu wanita-wanita dan berpesta.  Sesampai di depan pintu neraka, betapa terkejutnya lelaki itu. Dilihatnya terlihat telah banyak orang menjerit-jerit, meraung-raung, merasakan siksa dan azab di neraka. Malaikat berkata: “Masuklah kamu ke dalam neraka selama-lamanya”. Lelaki itu kecewa: “Malaikat, saya protes. Kemarin engkau tunjukkan neraka itu meriah, ramai dan menyenangkan, kenapa sekarang banyak semua orang disiksa ??”. Malaikat: ” Ketahuilah Lelaki, kemarin itu masih  BULAN PROMOSI. Hari ini dan selanjutnya sudah tidak berlaku”. Lelaki: ??@#$%??

———-

Menyesal sudah tidak berguna, jangan terjebak “bulan promosi” dunia yg hanya sebentar.

2:212: “Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.”

6:32 “Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”

13:26 … padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit).

29:64 Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.

Tuhan itu dekat

Ya Allah selalu dekatkan aku dengan Mu

Beri aku kedekatan Mu, lebih dekat dengan urat nadi ku

Agar aku semakin sadar Engkau ada disini

Agar aku semakin bahagia

Kebahagian yg tidak bisa diceritakan dan digambarkan

Kebahagian yg hanya bisa ku rasakan.

Amin

Anak-anak Ajaib

my-trio

Setiap anak adalah spesifik. Subhanallah yg telah menciptakan anak-anak yg ajaib. Ya.. anak saya sendiri dan anaknya mertua. Menyenangkan bahwa setiap anak memiliki keunikan sendiri-sendiri, membuat dunia terasa begitu menantang dan menyenangkan. Hadza min fadli robbii, Ini adalah karunia dari Tuhanku. Tapi jangan tergoda dunia ya..

40: 39 Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.